Inovasi Produk Jamu JANTAN (Jahe Instan) di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang

  • ahmad fuad masduqi STIFAR
  • Ririn Suharsanti
  • M. Ryan Radix Rasix
  • Rika Sebtiana Kristantri
  • Yustisia Dian A

Abstrak

Kelurahan Susukan yang terletak di kaki perbukitan Gunung Ungaran, menjadikan wilayahnya subur, hijau dan memiliki sumber mata air yang melimpah. Selain itu, desa ini memiliki keunggulan sebagai desa wisata dengan menawarkan pesona alam dan pedesaan. Kesuburan tanah tersebut menjadikan banyak hasil bumi berupa rempah-rempah. Pemanfaatan jahe di wilayah tersebut belum maksimal, masih sebatas penggunan segar saja. Jahe salah satu rimpang yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Tim pengabdian ini mencoba untuk membuat produk jamu jahe instan berbahan rimpang jahe. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi dan menambah wacana pada masyarakat Susukan dalam pengolahan rimpang jahe. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi (tanya jawab) dan demonstrasi pembuatan produk jamu jahe instan. Pelatihan pembuatan produk dilakukan secara langsung oleh tim dosen dengan membentuk kelompok-kelompok kecil pada peserta yang hadir. Keunggulan dari produk jamu jahe instan dari rimpang jahe adalah inovasi dari jahe yang dapat meningkatkan nilai ekonomis dari pemanfaatan rimpang. Selain itu, dengan produk tersebut jahe dapat praktis dikonsumsi, lebih awet, dan bisa menambah nilai ekonomi masyarakat lewat pengembangan KWT (Kelompok Wanita Tani) dan UMKM Mekar Sari yang nantinya dapat dijual dalam even-even atau tempat wisata disekitar wilayah Susukan. Luaran yang diharapkan tercapai dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat (perwakilan KWT dan UMKM) di Kelurahan Susukan dapat membuat inovasi produk jamu jahe instan. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Susukan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

Referensi

'[1] Amir, A.A. (2014). “Pengaruh Penambahan Jahe (Zingiber officinalle Roscoe) Dengan Level Yang Berbeda Terhadap Kualitas Organoleptik Dan Aktivitas Antioksidan Susu Pasteurisasi.” Makasar: Universitas Hasanudin.

'[2] Wiendarlina, Ike Yulia, Runi Sukaesih. (2019). “Perbandingan Aktivitas Antioksidan Jahe Emprit (Zingiber officinale Var Amarum) Dan Jahe Merah (Zingiber officinale Var Rubrum) Dalam Sediaan Cair Berbasis Bawang Putih Dan Korelasinya Dengan Kadar Fenol Dan Vitamin C.” Jurnal Fitofarmaka Indonesia 6(1):315–24.

'[3] Fikayuniar Lia, Neni Sri Gunarti, Adam Permana, Eko Sri Wahyuningsih. (2023). Edukasi Mengenal Pembuatan Jahe Instan Sebagai Minuman Penghangat Tubuh. Easta Journal of Innovative Community Services Vol. 01, No. 03, pp. 117-123. Fakultas Farmasi. Universitas Buana Perjuangan Karawang.

'[4] Aryanta, Redi., I. W. (2019). Manfaat Jahe Untuk Kesehatan. E-Jurnal Widya Kesehatan, 1(2), 39–43. [5] Insan, Hafi Nur, Yulia Vera, Elmi Sariani, Rini Fitriani Dongoran, Afrina Dewi, Ulma Sintia, Miftahul Khoiriyah Siregar. (2025). Formulasi dan Evaluasi Serbuk Instan Kombinasi Jahe ( Zingiber officinale varietas rubrum) dan Kayu Manis (Cinnamomum zeylanicum). Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia. Vol. 10 No. 1. Universitas Aufa Royhan

'[5] Sulistiowati, A. R., Nopriansyah, U., Syarif, A. H., Islam, U., Purwokerto, N., Islam, U., Lampung, N., Islam, U., Lampung, N., Nusawungu, K., Cilacap, K., & Imun, S. (2022). Pendampingan Dalam Proses Pembuatan Jamu Bubuk Alami Sebagai Upaya Peningkatan Sistem Imun Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19. Al-Mu’awanah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyakarat, 3(1), 1–16.

'[6] Syahrudin, M. G. M., Pangesthi, L. T., Kristiastuti, D., Lutfiati, D., Dewi, R., & Ruhana, A. (2021). Edukasi Dan Pembuatan Jamu Instan Berbasis Home Industry Bagi Masyarakat Yang Terkena Dampak Ekonomi Dalam Masa Pendemik. Abimanyu: Journal of Community Engagement, 2(2), 19–28. https://doi.org/10.26740/abi.v2i2.12158

'[7] Satria, R., Hakim, A. R., & Darsono, P. V. (2022). Penetapan Kadar Flavonoid Total Dari Fraksi n-Heksana Ekstrak Daun Gelinggang dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Journal of Engineering, Technology, and Applied Science, 4(1), 33–46. https://doi.org/10.36079/lamintang.jetas-0401.353

'[8] Puspitasari, I., Sari, G. N. F., & Indrayati, A. (2021). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri. Warta LPM, 24(3), 456–465. https://doi.org/10.23917/warta.v24i3.11111

'[9] Luliana, S., & Isnindar, I. (2022). Pelatihan Pembuatan Serbuk Jamu Instan Jahe (Zingiberis officinale) dan Meniran (Phyllanthus niruri L.). Al-Khidmah, 5(1), 1. https://doi.org/10.29406/al-khidmah.v5i1.3295

'[10] Anastasia, D. S., Luliana, S., Desnita, R., Isnindar, I., & Atikah, N. (2022). Pengaruh Variasi Gula Terhadap Karakteristik Minuman Serbuk Instan Kombinasi Rimpang Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan Temu Putih (Curcuma zedoaria Rosc.). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(2), 253–262.

Diterbitkan
2026-11-04