Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Jahe-Sereh di Desa Kentengsari

  • Ifa Rizki Wijayanti
  • Arik Dian Eka Pratiwi
  • Eka Septiana
  • Dewi Fitriani Puspitasari
  • Dewi Ramonah
  • Nurchasanah
Keywords: sereh, Jahe, Sabun cair, Edukasi

Abstract

Upaya untuk menciptakan atau meningkatkan kesehatan telah dilakukan oleh pemerintah serta pemimpin daerah, usaha tersebut dapat dilakukan melalui promosi kesehatan, kegiatan posyandu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kebiasaan mencuci tangan akan lebih sempurna bila dilengkapi dengan penggunaan sabun cair, yang dapat membantu membersihkan kotoran, lemak, membunuh bakteri dan virus serta memberikan aroma yang menyegarkan. Sabun cair cuci tangan sedang ramai digunakan karena mudah dibawa, higienis dan praktis penggunaannya. Salah satunya dengan penambahan bahan alami sebagai bahan aktif yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Salah satu bahan alam yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri yaitu jahe. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. tentang pentingnya kesehatan serta membekalinya dengan pengetahuan agar mampu memanfaatkan tanaman obat di sekitar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan pelatihan pembuatan sediaan sabun cair kombinasi jahe dan sereh wangi, terakhir dilakukan evaluasi dengan melakukan tanya jawab untuk mengetahui pemahaman materi yang telah diberikan. Jumlah peserta yang berpartisipasi sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menggambarkan bahwa peserta mengikuti kegiatan secara antusias, tertib dan lancar. Peserta menyampaikan jika materi yang disampaikan tim pengabdian sangat mudah dipahami dan bermanfaat sebagai bahan informasi seputar kesehatan.

References

'[1] N. Andriyani, N. Kohdrata, and N. L. M. Pradnyawathi, “Konsep desain lanskap Stasiun Kedungjati Kabupaten Grobogan Jawa Tengah,” vol. 6, no. 2, pp. 180–189, 2020.

'[2] Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Grobogan Tahun 2022.

'[3] A. dan S. N. D. Sinanto, R, “Efektivitas Cuci Tangan Menggunakan Sabun Sebagai Upaya Pencegahan Infeksi : Tinjauan Literatur,” J. Kesehat. Karya Husada (JKKH), Vol. 8 2020, vol. 8, no. 2, pp. 19–33, 2020.

'[4] V. M. Chaudhari, “Studies on antimicrobial activity of antiseptic soaps and herbal soaps against selected human pathogens,” vol. 5, no. 6, pp. 201–204, 2016.

'[5] E. R. Syaputri, G. H. Selaras, and S. A. Farma, “Manfaat Tanaman Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Obat obatan Tradisional (Traditional Medicine),” Pros. SEMNAS BIO 2021, vol. 1, pp. 579–586, 2021.

'[6] L. Indriani, “Pemanfaatan Tanaman Sereh Wangi Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Organik dan Teh Herbal,” vol. 4, no. 1, pp. 889–895, 2023.

'[7] P. Deschênes, F. Chano, L. Dionne, D. Pittet, and Y. Longtin, “handwashing technique and a modified washing technique to remove,” AJIC Am. J. Infect. Control, pp. 1–5, 2017, doi: 10.1016/j.ajic.2017.04.001.

'[8] W. Safutri, R. Dwiningrum, M. Pratiwi, I. Mawarni, F. Kesehatan, and U. A. Pringsewu, “Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Jahe dan Ekstrak Lengkuas Merah Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus,” vol. 24, pp. 28–36, 2024.

Published
2026-11-04
How to Cite
Ifa Rizki Wijayanti, Arik Dian Eka Pratiwi, Eka Septiana, Dewi Fitriani Puspitasari, Dewi Ramonah, & Nurchasanah. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Jahe-Sereh di Desa Kentengsari . Jurnal DiMas, 8(2), 161 - 169. https://doi.org/10.53359/dimas.v8i2.162