Pelatihan Pembuatan Sazyme (Sabun Cair Ecoenzyme) Pada Masyarakat Desa Jubelan, Kabupaten Semarang
Abstract
Limbah rumah tangga seperti sisa buah-buahan yang tidak terkonsumsi bisa dimanfaatkan menjadi produk yang mempunya nilai ekonomi. Salah satunya adalah ecoenzyme. Ecoenzyme dapat dimanfaatkan untuk mencuci tangan karena bersifat antikuman. Formula sabun cair yang digunakan adalah campuran ecoenzyme dengan bahan-bahan seperti texapon, nipagin, nipasol, gliserin, Na EDTA, pewarna, pewangi, garam dan air. Tujuan dari pengabdian kali ini adalah memberikan edukasi pada masyarakat Desa Jubelan, Kabupaten Semarang tentang ecoenzyme dan pembuatan sabun Sazyme. Tahap awal pengabdian adalah tukar pikiran dengan masyarakat terkait materi yang dibutuhkan saat ini. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan postest. Dimana nilai postest lebih baik dari pretest yaitu dengan nilai 8-10.
References
'[1] A. C. Malina, Suhasman, A. Muchtar, and Sulfahri, “Kajian Lingkungan Tempat Pemulihan di Kota Makasar,” J. Inov. dan Pelayanan Publik Makasar, vol. 1, no. 1, pp. 14–27, 2017, [Online]. Available: https://media.neliti.com/media/publications/290779-kajian-lingkungan-tempat-pemilahan-sampa-44972540.pdf
'[2] J. H. Lontoh, M. Rumbayan, and G. M. C. Mangindaan, “Analisa Ekonomis Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) pada Pasar Tradisional,” J. Tek. Elektro dan Komput., vol. 6, no. 1, pp. 48–56, 2017.
'[3] S. Haryanti, S. Munisih, M. Caecilia, N. Setiawati, and A. K. Sundoro, “Pembuatan Enzim Kulit Buah dan Sabun Padat Minyak Jelantah-Enzim ( Jela-Zim ) di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang,” pp. 107–112, 2025.
'[4] D. Daryanti, T. Soemarah KD, S. M. Sari, R. Soelistijono, and W. Wiyono, “Pembuatan Eco-Enzyme Dari Limbah Rumah Tangga Sebagai Upaya Environmentally Sustainable Agriculture (Esa) Pada Kelompok Wanita Tani Cahaya Rejeki,” GANESHA J. Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 2, pp. 778–785, 2025, doi: 10.36728/ganesha.v5i2.5324.
'[5] D. Suprayogi, R. Asra, and R. Mahdalia, “ANALISIS PRODUK ECO ENZYME DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L.) DAN JERUK BERASTAGI (Citrus X sinensis L.),” J. Redoks, vol. 7, no. 1, pp. 19–27, 2022, doi: 10.31851/redoks.v7i1.8414.
'[6] Nurdin, L. Nasihin, N. Herlina, T. Supartono, D. Kosasih, and A. Nurlaila, “Utilization of Organic Waste As a Biohandsanitizer and Biodesinfectant Eco-Community Based on To Prevent the Spread of Corona Virus,” J. Berdaya Mandiri, vol. 3, no. 2, pp. 578–587, 2021.
'[7] S. H. Isfardiyana and sita R. Safitri, “Efek Pemberian Fraksi Yang Mengandung Alkaloid Dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L.) Varietas Merah Tunduk Terhadap Aktivitas Mukolitik Secara In Vitro,” J. Inov. dan Kewirausahaan, vol. 3, no. 2, pp. 126–133, 2014.
'[8] E. Fitraneti, Y. Rizal, S. Riska Nafiah, I. Primawati, and D. Ayu Hamama, “Pengaruh Paparan Sinar Ultraviolet terhadap Kesehatan Kulit dan Upaya Pencegahannya : Tinjauan Literatur,” Sci. J., vol. 3, no. 3, pp. 185–194, 2024, doi: 10.56260/sciena.v3i3.147.
'[9] N. Siregar Aisyah, N. Harahap Royani, and H. Harahap Sari, “st dengan Hasil Belajar Siswa KelasHubungan Antara Pretest dan Postte VII B Di MTS Alwashliyah Pantai Cirebon,” Edunomika, vol. 07, no. 01, pp. 2–3, 2023.
'[10] D. Endah Kusumawati and C. Nindya Putri, “Jurnal Pembangunan Masyarakat (p)-SA 4.0 license Organik Rumah Tangga di Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Batursari Demak,” vol. 7, no. 1, pp. 13–22, 2022.
'[11] Mirah Sandika, Elany Tri Yuliyanti, and Shila Radasahila, “EcoCleanzyme Wash, Inovasi Sabun Cuci Piring Berbasis Ecoenzyme dan Proses Pembuatannya,” Fundam. J. Pengabdi. Multidisiplin, vol. 3, no. 1, pp. 08–18, 2025, doi: 10.62383/fundamentum.v3i1.578.
'[12] M. Tahir and A. F. Bahari, “Formulasi dan Pembuatan Sabun Mandi Herbal Eco Enzyme Sebagai Antiseptik Alami,” J. Kesehat. Yamasi Makasar, vol. 5, no. 2, pp. 121–127, 2021.
'[13] putri karina mega & aji Tetuko, “Sabun Cuci Piring Terbaik,” Mybest, vol. 2, no. 2, pp. 71–77, 2022, [Online]. Available: https://my-best.id/5021
'[14] M. Taupik, P. Z. Banne, M. A. Paneo, L. E. Puluhulawa, and M. A. Mustapa, “Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Sabun Under Arm Wash Dari Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.),” J. Farm. Teknol. Sediaan dan Kosmet., vol. 2, no. 2, pp. 103–111, 2025, doi: 10.70075/jftsk.v2i2.190.
'[15] A. Sukmawati, N. Laeha, and dan Suprapto, “Efek Gliserin sebagai Humectan Terhadap Sifat Fisik dan Stabilitas Vitamin C dalam Sabun Padat The Effect of Glycerin as Humectant Towards Physical Properties and Stability of Vitamin C in Solid Soap,” J. Farm. Indones., vol. 14, no. 2, p. 40, 2017, [Online]. Available: http://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon
'[16] Nurhajawarsih, “Formulation and Analysis of Solid Bath Soap With the Addition of Seaweed,” J. Sains dan Tek. Terap., vol. 1, no. 1, pp. 27–40, 2023, [Online]. Available: https://journal.akom-bantaeng.ac.id/index.php/jstt
'[17] M. Wathoni, A. Susanto, and A. K. D. P. Syahban, “Pemanfaatan Bahan Rumah Tangga dalam Pembuatan Sabun Cair dari Sabun Batang di Masa Pandemi,” Semin. Nas. Pengabdi. Masy. LPPM UMJ, pp. 1–6, 2020.
'[18] E. O. Ningrum et al., “Pelatihan Pembuatan Produk Personal Care: Shower Gel dan Sabun Cair Bagi Masyarakat Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya,” Sewagati, vol. 2, no. 1, 2018, doi: 10.12962/j26139960.v2i1.3107.




.png)






