Pembuatan Minuman Herbal Instan dengan Bahan Jahe, Sereh, Kelor (Jaseke) untuk Stamina Tubuh
Abstract
Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting karena dengan memiliki tubuh yang sehat dapat mencegah dari penyakit. Menjaga kesehatan tubuh dimulai dari saluran pencernaan, apabila mikroba pada saluran pencernaan terjaga dengan baik, tentunya tubuh akan lebih aman dari serbuan virus yang masuk. Upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus ialah dengan cara mengonsumsi rempah-rempah tradisional berupa minuman herbal. Bentuk atau program kegiatan yang cocok untuk mengatasi proses pencegahan pada virus ini ialah mengenai proses peracikan rempah-rempah berupa jahe, daun kelor, serai, dan gula menjadi bentuk minuman herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau dapat meningkatkan imun tubuh. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini berupa peracikan beberapa bahan alam yaitu rempah-rempah menjadi minuman herbal, kemudian produk hasil karya pengabdian ini dibagikan atau didistribusikan kepada perangkat Kelurahan dan masyarakat. Hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Gemah, Pedurungan, Semarang karena kondisi saat ini dalam upaya pencegahan dari virus ialah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh kita. Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu agar imun tetap terjaga dan masyarakat selalu sehat.
References
'[1] Idris, H. 2019. Back to Nature: Memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Palembang: Universitas Sriwijaya Press.
'[2] Muchtadi. 1996. Jahe dan Hasil Olahannya. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
'[3] Sukmawati, W. dan Merina. 2019. Pelatihan Pembuatan Minuman Hebal Instan untuk Meningkatkan Ekonomi Warga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25 (4): 210-215.
'[4] Surjowinoto, M. 2008. Flora (Steenis, V.,C.G.G.J. Terjemahan) Cetakan 12. Jakarta: Pradnya Paramita.
'[5] Ningrum, S, A., Tikasari, J., Afifah, K, N., Anggaraini, N., Putri, W.R., Fikakhomsah, I., Dewi, L.R. 2022. Pemanfaatan Famil Zingiberaceae di Pasar Grobogan sebagai Bahan Imunitas di Masa Pandemi Covid-19. SNSE VIII, Universitas PGRI Semarang, 1(1): 61-68.
'[6] Sari, D dan Nasuha, A. 2021. Kandungan Zat Gizi, Fitokimia, dan Aktivitas farmakologis pada Jahe (Zingiber officinale Rosc.): Review. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 1(1): 11-18.
'[7] Udawaty, W., Yusro, F., Sisilia, L. 2019. Identifikasi Senyawa Kimia Minyak Sereh Wangi Klon G3 (Cymbopogon nardus L.) dengan Media Tanam Taha Gambut dan Potenya sebagai Antibakteri Enterococcus faecalis. Jurnal Tengkawang, 9(20): 71- 81.
'[8] Hanif, F. dan Berawi, K. 2022. Literature Review: Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Makanan Sehat Pelengkap Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jurnal Kesehatan, 13(2): 398-408.
'[9] Wahyuni T.R., Laili Nur., Pritasari, A.Y. 2010. Usaha Minumana Sehat Sari Lidah Buaya Serbuk Siap Seduh Sebagai Alternatif Pengobatan Alami. Jurnal Institut Teknologi Sepuluh November.
'[10] Habibah, N dan Dewi, N.N.A. 2022. Pelatihan Pembuatan Teh Kelor-Jahe Sebagai Minuman Fungsional Kesehatan di Desa Ped, Nusa Penida. JPKM TABIKPUM 3(3):211-220.










.png)


