Mewujudkan Generasi Cerdas melalui Edukasi DAGUSIBU pada Siswa SMAN 1 Anjir PasarIR
Abstract
Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk pada kalangan remaja usia sekolah. Rendahnya pemahaman mengenai cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar berpotensi menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa melalui edukasi DAGUSIBU sebagai upaya mewujudkan generasi cerdas dalam pengelolaan obat. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Anjir dengan melibatkan siswa sebagai sasaran kegiatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap seluruh aspek DAGUSIBU setelah pelaksanaan edukasi, yang ditunjukkan oleh meningkatnya persentase jawaban benar pada post-test. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan tergolong sangat tinggi. Edukasi DAGUSIBU diharapkan dapat membentuk perilaku penggunaan obat yang lebih rasional dan mendorong peran aktif siswa sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan sekitar.
References
'[1] Tambunan, P. M., Barus, B. R., Fujiko, M., & Ginting E, 2025, Edukasi Bahaya Penggunaan Obat Tanpa Resep Dan Penyalahgunaan Obat Di Desa Marindal 1, Patumbak Deli Serdang, MEJUAJUA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ABDIMAS, No.1, Vol. 5, 123–130.
'[2] Sakti, Aditya Sindu; Dewi BS, Pasi, Nurul Izzah H. L.; Marhamah; Wahyu AP, Nurrohmah DH, Farihin MA, Wahida A, 2025, Peningkatan Literasi Penggunaan Obat melalui Edukasi Pengenalan Logo Obat bagi Siswa SMP Muhammadiyah 04 Pangkatrejo. Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 5, No.4, 548-567.
'[3] Ratnasari D, Yunitasari N, Deka P.T., 2019. Penyuluhan Dapatkan Gunakan Simpan Buang (DAGUSIBU) Obat. Journal of Community Engagement and Employment,Vol.1, No.2, 55–61,: https://ojs.iik.ac.id/index.php/JCEE/issue/%20view/14
'[4] Pujiastuti A, Kristiani M., 2019, Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat dengan benar pada guru dan karyawan SMA Theresiana I Semarang. Indonesian Journal of Community Services, Vol.1, No.1, 62-72. doi:10.30659/ijocs.1.1.62-72
'[5] Fristiohady A, Idrus, Loly Subhiaty; Jannah, Sitti Raodah Nurul, Wahyuni; Malik F., 2025, Pemanfaatan Media Digital Dalam Edukasi Dagusibu, BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 2, No.11, 1082–1087.
'[6] Lutfiyati, H., Yuliatuti, F., Dianita, P.S., 2017, Pemberdayaan Kader PKK dalam Penerapan Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat dengan Baik dan Benar di Desa Pucanganom, Srumbung, Magelang. The 6th University Research Colloquium 2017, Universitas Muhammadiyah Magelang. Urecol.9-14
'[7] Octavia DR, Susanti I, Bintang S, Negara, S.B.M.K., 2020. Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan dan Pengelolaan Obat yang Rasional Melalui Penyuluhan Dagusibu, Gemassika, Vo.4, No.1, 23–39.: https://journal.aiska-university.ac.id/index.php/gemassika/article/view/401










.png)


