Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas Untuk Meningkatkan Kesadaran Sanitasi Di Pca Bukit Duri, Jakarta Selatan
Abstract
Lingkungan yang padat cenderung memiliki sanitasi lingkungan yang kurang baik, dikarenakan terbatasnya fasilitas, kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat sekitar terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Sanitasi lingkungan yang kurang baik dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit yang disebabkan infeksi mikroorganisme yang hidup di lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik, seperti diare, tipes, atau iritasi pada kulit. Tangan merupakan organ yang banyak tercemar dan banyak digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti untuk makan, mengambil sesuatu, berjabat tangan, dan menyentuh benda-benda yang mudah terkontaminasi mikroorganisme seperti handphone, laptop, atau fasilitas umum lainnya. Mitra yang kami ajak kolaborasi terhadap kegiatan ini adalah Pengurus Cabang Aisyiyah (PCA) Bukit Duri, Jakarta Selatan. PCA ini terletak di lingkungan yang padat penduduk dan terbilang dekat dengan wilayah yang sanitasinya kurang baik karena terdapat kali/saluran air yang berbau, dekat dengan pangkalan angkutan umum yang masih banyak sampah dan berbau. Salah satu kegiatannya adalah menyampaikan tentang pentingnya sanitasi lingkungan yang baik, kesadaran cuci tangan pakai sabun (CTPS), salah satunya menggunakan sabun kertas yang akan kami buat agar lebih menarik, praktis, bisa dibawa kemana-mana, mudah disimpan sehingga tidak segan mencuci tangan dengan sabun. Mitra juga mengatakan belum ada yang melakukan kegiatan yang serupa sebelumnya di wilayah mereka. Kegiatan ini didukung adanya pre-test dan post-test yang menunjukkan hasil post-test lebih tinggi di semua soal yang diberikan dibandingkan dengan hasil pre-test. Kegiatan ini telah dipublikasikan melalui media massa online yaitu pada situs kabar pendidikan dan video pelaksaanaan yang sudah diunggah dalam kanal youtube.
References
'[1] I. G. Sumertha Gapar, N. Adiputra, and I. B. G. Pujaastawa, “Hubungan Kualitas Sanitasi Rumah Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Di Wilayah Kerja Puskesmas Iv Denpasar Selatan Kota Denpasar,” ECOTROPHIC J. Ilmu Lingkung. (Journal Environ. Sci., vol. 9, no. 2, p. 41, 2015, doi: 10.24843/ejes.2015.v09.i02.p07.
'[2] R. Amalia, N. Fattah, W. Susilo, A. I. Arfah, and R. F. Syamsu, “Karakteristik Personal Hygiene Sanitasi Lingkungan Infeksi Kecacingan Pengangkut Sampah TPA Manggala Antang,” Fakumi Med. J. J. Mhs. Kedokt., vol. 2, no. 2, pp. 93–102, 2022.
'[3] D. P. Hutasoit, “Pengaruh Sanitasi Makanan dan Kontaminasi Bakteri Escherichia coli Terhadap Penyakit Diare,” J. Ilm. Kesehat. Sandi Husada, vol. 12, no. 2, pp. 779–786, 2020, doi: 10.35816/jiskh.v12i2.399.
'[4] I. Chastanti, I. Safitri, D. A. Harahap, M. K. Ritonga, K. Khairunnisah, and K. Rambe, “Pembuatan Paper Soap Sebagai Sabun Cuci Tangan Yang Praktis Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Siswa Pesantren Irsyadul Islamiah,” RESWARA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, pp. 315–321, 2022, doi: 10.46576/rjpkm.v3i2.1786.
'[5] Kementrian Kesehatan Indonesia, “Riset Kesehatan Dasar 2013,” 2013. doi: 10.1126/science.127.3309.1275.
'[6] Badan Pusat Statistik, “Proporsi Rumah Tangga Yang Memiliki Fasilitas Cuci Tangan Dengan Sabun Dan Air Menurut Provinsi (Persen), 2020-2022,” 2022. https://www.bps.go.id/indicator/152/1273/1 /proporsi-rumah-tangga-yang-memilikifasilitas- cuci-tangan-dengan-sabun-dan-airmenurut-provinsi.html.
'[7] M. D. Muammar, “Pengaruh Kesadaran Lingkungan dan Kesehatan Terhadap Perilaku Pro-Lingkungan Masyarakat Bukit Duri Jakarta,” Skrips Fak. Psikol. Univ. Islam Negeri Syarif Hidayatullah, pp. 1– 125, 2015.
'[8] Bagus Santosa, “Imbas Banjir, 121 Warga Bukit Duri Mulai Terserang Diare,” 2013. https://news.okezone.com/read/2013/01/16/ 500/747086/imbas-banjir-121-warga-bukitduri-mulai-terserang-diare.
'[9] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, “PHBS - Ayo Sehat - Kementerian Kesehatan,” 2016. https://ayosehat.kemkes.go.id/phbs. [10] Diskominfo Kabupaten Bogor, “Masyarakat Sadar Kesehatan, Sekda
Kabupaten Bogor Sukseskan Program Open Defecation Free,” 2023. https://jabarprov.go.id/berita /masyarakatsadar-kesehatan-sekda-kabupaten-bogorsukseskan-program-open-defecation-free-11039.
'[11] N. Susanto and M. S. Rifki, “Edukasi Masyarakat Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Pada Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Di …,” J. Pengabdi. Masy, vol. 8, no. 2, pp. 141–147, 2022, [Online]. Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/PENGABDIAN_IPTEKS/article/view/7002%0Ahttp://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/PENGABDIAN_IPTEKS/article/down
load/7002/4327.
'[12] S. Susianti, W. Rudiyanto, I. Windarti, and R. Zuraida, “Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rumah Tangga di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan,” JPM (Jurnal Pengabdi.Masyakat) Ruwa Jurai, vol. 6, no. 1, p. 1, 2022, doi: 10.23960/jpm611-5.
'[13] B. Hanggara, S. T. Azura, and A. F. Lubis, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Edukasi dan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kampung Serua Poncol, Sawah Baru,” Semin. Nas. Pengabdi. Masy. LPPM UMJ, no. 2021, 2021, [Online]. Available: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat.
'[14] E. Fiskia and C. Darmaria Faridhah Utami Mala, “FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN KERTAS EKSTRAK ETANOL FULI BUAH PALA (Myritica fragrans Houtt),” Kieraha Med. J., vol. 3, no. 2, pp. 120–127, 2021, doi:
33387/kmj.v3i2.3958.
'[15] I. Silviyati, E. Supraptiah, E. Margaretty, and K. Kunci, “PEMBUATAN SABUN KERTAS ANTISEPTIK DARI EKSTRAK DAUN SIRIHSEBAGAI SARANA PENCEGAHAN COVID 19,” Semin. Nas. Apl. Teknol. pada Masy., 2019.
'[16] M. M. Tuasalamony, C. A. Seumahu, and A. Pesik, “UJI AKTIVITAS SEDIAAN SPRAY HAND SANITIZER KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU DAN DAUN SERAI SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus,” J. Biosilampari J. Biol., vol. 4, no. 2, pp. 97–106, 2022, doi:10.31540/biosilampari.v4i2.1515.
'[17] W. Nurcholis, M. Takene, R. Puspita, L. Tumanggor, E. Nurul Qomaliyah, and M. Maftuchin Sholeh, “Antibacterial Activity of Lemongrass (Cymbopogon nardus) Ethanolic Extract against Escherichia coli
dan Staphylococcus aureus,” Curr. Biochem., vol. 6, no. 2, pp. 86–91, 2019.
'[18]W. Broto, F. Arifan, S. Fatimah, and L. N. Alwy, “Desinfektan dari Batang Serai ,Daun Serai , Daun Sirih dan Kulit Jeruk Nipis,” Pentana, vol. 02, no. 3, pp. 12–16, 2021.










.png)


