Penyuluhan Penggunaan Antibiotik yang Bijak dan Rasional pada PKK di Desa Bejalen Ambarawa

  • Mutmainah Stifar Yaphar Semarang
  • Lia Kusmita Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Yuvianti Dwi Franyoto Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Ika Puspitaningrum Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
Keywords: antibiotik, penyuluhan, bijak, rasional, desa bejalen, Kusmita, penyuluhan, bijak, rasional, desa bejalen

Abstract

Salah satu obat yang seeing dikonsumsi masyarakat adalah antibiotik. Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi akibat bakteri. Penggunaan antibiotik yang kurang bijak dan tepat dapat menimbulkan masalah baru yaitu terjadinya resistensi bakteri. Tujuan dari penyuluhan ini adalah ingin memberikan informasi kepada masyarakat pentingnya penggunaan antibiotic secara bijak dan rasional dan ingin mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Bejalen tentang antibiotik. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat diskriptif, dengan metode pendekatan crosssectional menggunakan instrument berupa kuisoner. Total responden pada pengabdian masyarakat ini adalah 25 responden dari warga desa Bejalen Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan warga desa Bejalen Kecamatan Ambarawa tentang penggunaan antibiotic yang bijak dan rasional

References

Kementerian Kesehatan. (2011) Pedoman

Umum Penggunaan Antibiotik.

Jakarta:Kementerian Kesehatan Republik

Indonesia

Pristianingrum, S., Zainiati, B. L., Muttaqin,

Z., Puspita, F.D., Arman, R. (2021). Deteksi

Metichilin Resistance Staphylococcus

Aureus (MRSA) Pada Peralatan Medis

Yang Digunakan Di Ruang Rawat Inap

RSUD Provinsi NTB. JAMBS. 8(1).

Utami, R.E. (2012). Antibiotika, Resistensi,

dan Rasionalitas Terapi. SAINTIS. 1:124-

WHO. (2001) WHO Global Strategy for

Containment of Antimicrobial Resistance.

Switzerland.

Astuty, .A. (2009). Pengaruh Penyuluhan

Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang

Penyakit Rabies Pada Siswa Sekolah Dasar

Di Provinsi Sumatra Barat [skripsi]. FK

Hewan IPB, Bogor.

Ai Ling Oh., Mohamed A. H., Mahmoud S.

A., Syed A Syed S, Asrul A. S. dan Ahmed

A.. (2011). Public knowledge and attitudes

towards antibiotic usage: a crosssectional

study among the general public in the state

of Penang, Malaysia.J Infect Dev Ctries;

(5):338- 347.

Widayati, A., Sri S., Charlotte de Crespigny,

dan Janet E. H. (2012). Knowledge and

beliefs about antibiotics among people in

Yogyakarta City Indonesia: A cross

sectional population-based survey.

Antimicrobial Resistance and Infection

Control, 1:38.

Malin A., Asa V., Johanna B. dan Cecilia S.

L. (2010). A survey of public knowledge and

awareness related to antibiotic use and

resistance in Sweden. Journal of

Antimicrobial chemotherapy.

Notoatmodjo, S. (2005). Promosi Kesehatan

Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratiwi, H., Nuryanti, Utami, V. V.,

Warsinah, & Sholihat, N. K. (2016).

Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan,

Sikap, dan Kemampuan Berkomunikasi

Atas Informasi Obat. Kartika- Jurnal Ilmiah

Farmasi 2016, Vol 4 No.1, 10-15.

Published
2022-11-09
How to Cite
Mutmainah, Lia Kusmita, Dwi Franyoto , Y., & Puspitaningrum , I. (2022). Penyuluhan Penggunaan Antibiotik yang Bijak dan Rasional pada PKK di Desa Bejalen Ambarawa. Jurnal DiMas, 4(2), 39-42. https://doi.org/10.53359/dimas.v4i2.40