Pembuatan Olahan Toga Sirup Herbal Masyarakat Di Kelurahan Colo Kecamatan Dawe Kudus

  • Lilies Wahyu Ariani STIFAR Yaphar Semarang
  • Ririn Suharsanti
  • Yustisia Dian Advistasari
  • Rika Sebtiana Kristantri
  • Wahyu Wulandari
Keywords: Colo Village, TOGA, Empon-empon Herbal Syrup

Abstract

Masyarakat di kawasan Pegunungan Muria, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, selain sebagai petani kopi juga banyak menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan sekitarnya. Banyaknya toga yang ditanam oleh masyarakat dapat dikembangkan menjadi suatu produk yang dapat dipasarkan melalui pasar wisata yang ada di wilayah Colo sebagai tempat wisata religi. Salah satu jenis pelatihan dari Pengabdian masyarakat adalah pelatihan pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal sirup empon-empon yang bisa dijual di tempat wisata religi Colo. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 dengan metode yang digunakan  dalam  kegiatan  ini  meliputi  ceramah,  tanya  jawab,  dan  demonstrasi. 

Kegiatan  ini melibatkan dosen dengan berbagi tugas sebagai fasilitator, Instruktur sebagai pendemonstrasi, Ibu lurah sebagai perwakilan masyarakat untuk sambutan,  serta kader ibu-ibu PKK sebagai  peserta. Kegiatan yang diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal. Target kegiatan PKM ini adalah meningkatnya keterampilan kader ibu-ibu PKK peserta pelatihan dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal.

Kata Kunci: Kelurahan Colo; TOGA; Sirup Herbal Empon-empon

Published
2022-05-28
How to Cite
Wahyu Ariani, L., Suharsanti, R., Dian Advistasari, Y., Sebtiana Kristantri, R., & Wulandari, W. (2022). Pembuatan Olahan Toga Sirup Herbal Masyarakat Di Kelurahan Colo Kecamatan Dawe Kudus. Jurnal DiMas, 4(1), 11-14. https://doi.org/10.53359/dimas.v4i1.34