Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal

Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal

  • Wulan Kartika Sari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Masitoh Suryaning Prahasiwi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Bekti Nugraheni Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Mighfar Syukur Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
  • Etty Sulistyowati Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang
Keywords: Aloe vera, Antiseptik (hand sanitizer), Covid-19, Hygne dan Sanitasi

Abstract

Abstrak

Tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan mudah ditemui di wilayah Indonesia yang merupakan negara tropis. Kandungan saponin dalam lidah buaya memiliki kemampuan untuk membersihkan kotoran yang melekat pada kulit serta berfungsi sebagai antiseptik Pada masa pandemi ini antiseptik (hand sanitizer) banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk meningkatkan peran serta masyarakat maka perlu diberikan suatu pelatihan melalui ibu-ibu pengerak PKK di desa Kertosari agar dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan antiseptik ramah lingkungan. Kegiatan pelatihan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi secara daring pada rentang waktu bulan Agustus – September 2020, dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Kegiatan ini bertujuan supaya ibu-ibu kader PKK dapat memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan baku hand sanitizer, memberikan pemahaman pentingnya hand sanitizer sebagai proteksi dini dalam penanganan Covid-19 dan memberikan infomasi mengenai hygne dan sanitasi diri dan keluarga sehingga meningkatkan kewaspadaan di masa pandemi Covid-19 serta dapat memberikan informasi kepada lingkungan masyarakat disekitarnya, Kegiatan pengabdian telah terlaksana dan tersampaikan dengan baik, serta menghasilkan produk yang berupa sediaan hand sanitizer yang mudah diaplikasikan pada tangan dan tidak lengket. Serta adanya sosialisasi hygne dan sanitasi menambah wawasan mengenai cara yang tepat dalam pemakaian produk dan penerapan pola hidup sehat bagi masyarakat Desa Kertosari.

 

Kata Kunci: Aloe vera, Antiseptik (hand sanitizer), Covid-19, Hygne dan Sanitasi

 

Abstrak

Aloe vera is a plant that has many benefits and is easily found in Indonesia, which is a tropical country. The saponin content in aloe vera has the ability to clean dirt attached to the skin and can function as an antiseptic. During this pandemic, antiseptic (hand sanitizer) is needed by the community. To increase community participation, it is necessary to provide training through PKK women in Kertosari village so that they can have knowledge and skills in using aloe vera as an environmentally friendly antiseptic material. The training activities used online demonstration and discussion methods in the period August – September 2020, due to the Covid-19 pandemic. This activity aims so that PKK cadres can use aloe vera as a raw material for hand sanitizers, provide an understanding of the importance of hand sanitizers as early protection in handling Covid-19 and provide information about personal and family hygiene and sanitation so as to increase vigilance during the Covid-19 pandemic. 19 and can provide information to the surrounding community, Service activities have been carried out and conveyed well, and produce products in the form of hand sanitizer preparations that are easy to apply to hands and are not sticky. As well as the socialization of hygne and sanitation, it adds insight on how to properly use products and implement a healthy lifestyle for the people of Kertosari Village.

Keywords: Aloe vera, Antiseptic (hand sanitizer), Covid-19, Hygne and Sanitation

References

I. Suparni and A. Wulandari, Herbal

Nusantara : 1001 Ramuan Tradisional Asli

Indonesia. Yogyakarta: Rapha Publishing,

S. Dalimarta, Atlas Tumbuhan obat Indonesia

jilid V. Puspa Swara, 2008.

E. S. dan E. H. L. Haertanto, “Pengolahan

Minuman Sari Lidah Buaya (Aloe vera

Linn).,” Juournal of Agro-based Industry, vol.

(1–2). pp. 29–35, 2002.

U. Mardiana, V. F. Solehah, S. Tinggi, I.

Kesehatan, B. Tunas, and H. Tasikmalaya,

“PEMBUATAN SABUN BERBAHAN

DASAR MINYAK JELANTAH DENGAN

PENAMBAHAN GEL LIDAH BUAYA

SEBAGAI ANTISEPTIK,” vol. 20, pp. 252–

, 2020.

“Things to Know about the COVID-19

Pandemic,” CDC, 2021. .

A. P. Golin, D. C. Bhsc, and A. Ghahary,

“Hand sanitizers: A review of ingredients,

mechanisms of action, modes of delivery, and

efficacy against coronaviruses,” Am. J. Infect.

Control, vol. 48, no. January, pp. 1062–1067,

M. S. Wulan Kartika Sari, Bekti Nugraheni,

Maratus Solikhah, Mighfar Syukur,

“Pemberdayaan Ibu PKK Sebagai Jumantik

dan Pelatihan Pembuatan Loan Cinol ( Lotion

Anti Nyamuk Citronella Oil ) di Desa

Singorojo Kabupaten Kendal,” J. Dimas

(Stifar Yayasan Pharmasi Semarang), vol. 1,

no. 1, pp. 30–40, 2019.

N. I. Pradnyani and M. Ari, “Pengaruh

Perendaman Gel Lidah Buaya (Aloe Vera)

Terhadap Mutu Manisan Lidah Buaya,” pp.

–175, 2018.

I. R. Pristiprifeni, “PENGARUH LAMA

PERENDAMAN AIR KAPUR TERHADAP

KUALITAS MIKROBIOLOGIS DAN

KUALITAS ORGANOLEPTIK MANISAN

LIDAH BUAYA ( Aloe vera barbadensis ),”

p. 2330014, 2008.

D. W. Dewi, S. Khotimah, and D. F. Liana,

“Pemanfaatan Infusa Lidah Buaya ( Aloe vera

L ) sebagai Antiseptik Pembersih Tangan

terhadap Jumlah Koloni Kuman Abstrak

LATAR BELAKANG Antiseptik adalah zat

yang dapat menghambat pertumbuhan dan

perkembangan Penggunaan upaya untuk

antiseptik inaktivasi di,” vol. 2, pp. 577–589,

Published
2021-11-25
How to Cite
Kartika Sari, W., Suryaning Prahasiwi, M., Nugraheni, B., Syukur, M., & Sulistyowati, E. (2021). Jurnal Pengabdian Masyarakat Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal: Pemanfaatan Ekstrak Lidah Buaya sebagai Antiseptik (Hand Sanitizer) serta Sosialisasi Hygne dan Sanitasi Diri sebagai Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Kertosari Kabupaten Kendal. Jurnal DiMas, 3(2), 145-150. https://doi.org/10.53359/dimas.v3i2.28