Pemberdayaan Ibu-ibu PKK di Kabupaten Klaten dalam Pengunaan Obat

  • Dwi Subarti Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta
  • Sunarmi
Keywords: Medication, Drug Use, Knowledge

Abstract

Penggunaan obat yang benar sangat penting diketahui masyarakat, namun ketimpangan informasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat awam, khususnya ibu-ibu PKK, masih menjadi hambatan utama edukasi farmasi. Kondisi ini terlihat dari hasil kuisioner yang menunjukkan masih banyak ibu-ibu PKK memiliki tingkat pengetahuan sangat kurang tentang penggunaan obat, menandakan penyuluhan masih jarang dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipilih sebagai solusi atas rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara penggunaan obat yang tepat, yang esensial untuk efektivitas terapi dan keselamatan pasien. Metode yang diterapkan meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pembagian brosur edukatif. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu-ibu PKK di Kabupaten Klaten terkait penggunaan obat secara rasional dan benar. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya program pengabdian masyarakat yang terstruktur dan berkelanjutan guna memperkuat literasi kesehatan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penggunaan obat secara mandiri dan bertanggung jawab. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan untuk populasi serupa di wilayah lain.

References

'[1] Badang Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Laporan monitoring promosi dan pembelian obat. Badan POM RI.

'[2] Budiarti, T., & Idris, M. (2024). Edukasi penggunaan obat secara rasional kepada masyarakat melalui program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 98–105.

'[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Jakarta: Kemenkes RI.

'[4] Kusuma, E. F., & Sari, A. P. (2022). Analisis medication error di fasilitas pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Jurnal Medula, 8(1), 34–42.

'[5] Poltekkes Kemenkes Palembang. (2018). Pengaruh edukasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat terhadap peningkatan pengetahuan obat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 45–50.

'[6] Purwanto, A., & Nurhasanah, S. (2023). Efektivitas media leaflet dan video edukasi terhadap peningkatan literasi obat ibu rumah tangga. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 11(1), 20–28.

'[7] Sari, D., & Rohman, F. (2023). Kontribusi kader PKK dalam penyebaran informasi kesehatan keluarga di Kabupaten Klaten. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 55–63.

'[8] Wulandari, P. (2021). Pendidikan farmasi masyarakat lewat metode Tanya 5O dalam meningkatkan kepatuhan obat. Jurnal Farmasi Indonesia, 12(4), 211–219.

Published
2025-11-11
How to Cite
Subarti, D., & Sunarmi. (2025). Pemberdayaan Ibu-ibu PKK di Kabupaten Klaten dalam Pengunaan Obat . Jurnal DiMas, 7(2), 127 - 132. https://doi.org/10.53359/dimas.v7i2.122