Penyuluhan Pencegahan Anemia Dengan Konsumsi Sari Umbi Bit
Abstract
Anemia adalah kondisi kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok usia dan jenis kelamin. WHO memperkirakan sekitar 40% anak usia 6-59 bulan, 37% ibu hamil, dan 30% wanita usia 15-49 tahun di seluruh dunia mengalami anemia. Di Indonesia, prevalensi anemia meningkat dari 37,1% tahun 2013 menjadi 48,9% tahun 2018 kelompok usia 15-34 tahun. Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko komplikasi perdarahan, menurunkan fungsi kekebalan tubuh, dan menghambat pertumbuhan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti umbi bit. Umbi bit (Beta vulgaris) dikenal sebagai sumber makanan kaya nutrisi, terutama zat besi, asam folat, dan vitamin C untuk pembentukan sel darah merah. Umbi bit diketahui secara signifikan memberikan pengaruh kenaikan kadar hemoglobin untuk mencegah dan mengatasi anemia. Melihat prevalensi anemia yang tinggi pada ibu hamil dan anak-anak serta manfaat umbi bit sebagai penambah darah, diperlukan kegiatan penyuluhan pencegahan anemia dengan konsumsi sari umbi bit. Penyuluhan kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai anemia dan mendorong peningkatan konsumsi umbi bit. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari rata-rata nilai 73,21 (kategori sedang) menjadi 91,07 (kategori baik). Hasil pretest dan posttest di menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dengan nilai rata-rata sebesar 19,62.
References
'[1] Lovita A. N., Rahayu, D., Prijadi, B., 2014, Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Kadar Hemoglobin Maternal Tikus Rattus norvegicus Bunting yang Dipapar Asap Rokok Subakut, Majalah Kesehatan, Vol. 1, Ed. 1, hal 60 – 68.
'[2] Fitriany, J., Saputri, A. I., 2018, Anemia Defisiensi Besi, AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, Vol. 4(2), p. 1, doi: 10.29103/averrous.v4i2.1033.
'[3] Baião, D.D.S., Silva, D.D.V.T., Paschoalin, V.M.F., 2020, Beetroot, A Remarkable Vegetable: Its Nitrate and Phytochemical Contents Can be Adjusted in Novel Formulations to Benefit Health and Support Cardiovascular Disease Therapies, Antioxidants, Vol. 9(10), p. 960, doi: 10.3390/antiox9100960. [1]
'[4] Dewita, Henniwati. 2020. Jus Bit Merah (Beta vulgaris L.) Bermanfaat Meningkatkan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia. Jurnal Kebidanan. 6.(4) hal 462 – 469.
'[5] Rahmadhani, I., Atikah, N., & Subarti, D. (2025). Effectiveness of Brochures in Improving the Knowledge of PKK Mothers in South Danguran on Self-Medication Drug Use and Disposal. Jurnal Ilmiah Medicamento, 11(1), 99–107. https://doi.org/10.36733/medicamento.v11i1.9757










.png)


